oleh

Terkait Pandemi Covid-19; Pemerintah Pusat Kembali Menyalurkan Bansos Rp. 500.000 per Kepala Keluarga

Peluncuran Bantuan Sosial Tunai Kartu Sembako Non PKH (Foto Renjana Pictures, Merdeka.Com)

JAKARTA, NEWS REPORT.ID – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial dalam waktu dekat kembali memberikan tambahan bantuan sosial senilai Rp.500.000 kepada 9 juta KPM (Keluarga Penerima Manfaat). Bantuan sosial ini diberikan pemerintah untuk membantu masyarakat terdampak pandemi virus corona atau Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Menteri Sosial Juliari P Batubara saat launching program bantuan sosial tunai kartu sembako non PKH, pada Senin 31 Agustus 2020 di Gedung Konvensi Kemensos, Jakarta.

Melansir Detiknews, Juliari mengatakan penerima bansos progam kartu sembako non-PKH ini merupakan keluarga miskin dan rentan yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang sangat terdampak pandemi Covid-19.

Menurutnya, bantuan dalam bentuk uang cash Rp 500.000 tersebut dapat ditarik pekan ini secara tunai pada ATM bank-bank himbara (Himpunan Bank Milik Negara) dan tidak dikenakan biaya administrasi.

Masih menurut Juliari, dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk menambah pembelian sembako atau untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari pada masa pandemi Covid-19 ini.

Selanjutnya, Juliari mengatakan, bantuan sosial yang diberikan Kemensos ini sudah dilakukan saat awal pandemi Covid-19, bukan dilakukan kali ini saja.

Selain program bantuan sosial tunai, menurut Juliari, Kemensos tetap menjalankan program reguler seperti program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non tunai (BPNT).

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Penanganan Fakir Miskin, Asep Sasa Purnama, menyebutkan, total anggaran yang digunakan untuk bantuan sosial tunai, bagi 9 juta keluarga penerima manfaat ini mencapai Rp 4,5 triliun.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed