oleh

Pilkada Langsung; Antara Pilihan Terbaik & Persoalan Korupsi

Menko Polhukam, Mahfud MD (foto; akun twitter)

JAKARTA, NEWS REPORT.ID – Dalam rangka penyelenggraan Pilkada di tengah Covid-19, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) mengatkan pemilihan kepala daerah (pilkada) secara langsung dinilai tetap merupakan pilihan terbaik mesti mengandung mudarat (membahayakan, Red).

Mekanisme Pilkada tetap dianggap pilihan terbaik untuk memilih pemimpin daerah setiap periodenya. Dan bagaimana pun pilkada serentak yang bersifat langsung adalah pilihan terbaik secara politik dalam menentukan kepala daerah.

Hal tersebut disampaikan oleh Mahfud MD dalam konferensi pers secara daring dengan judul ‘Memastikan Pilkada Sehat: Menjauhkan Covid-19 & Korupsi’, pada Jumat, 11 September 2020.

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2008-2013 ini mengakui politik uang dan sponsor dana kampanye masih menjadi permasalahan klasik pada pilkada.

Kedua persoalan tersebut menurutnya menjadi salah satu pemicu korupsi di daerah karena tingginya biaya politik.

Selain itu, terjadinya korupsi kebijakan, korupsi kebijakan menurutnya lebih merusak dari pada korupsi uang. Sebab, nilai dan dampaknya lebih merusak ketimbang korupsi anggaran.

Masih menurut Mahfud, korupsi itu bisa dilakukan melalui korupsi kebijakan, misalnya dilakukan dalam bentuk pemberian lisensi penguasaan hutan dan lisensi penguasaan tambang.

Oleh karena itu, dibutuhkan perbaikan sistem Pilkada demi mengurangi dampak negatif dari Pilkada, “tutup Mahfud.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed