oleh

PERUBAHAN ITU KEHENDAK MASYARAKAT (Tiga)

ADVETORIAL

Ini hal yang menjadi latar belakang mengapa slogan “Perubahan” disematkan oleh masyarakat kepada bakal calon ini. Dan rupanya hal ini juga menjadi perhatian partai politik. Ketika arus dukungan masyarakat mengalir pada bakal calon ini, yang mana masyarakat adalah konstituen partai, dan disatu sisi partai politik adalah wadah penyalur aspirasi dan kepentingan poltik masyarakat maka partai politik di Manggarai memberikan dukungan kepada bakal calon ini telah sesuai aras dukungan masyarakat sebagai konstituennya.

Dan tentu dukungan itu tidak diberikan begitu saja oleh partai politik, tetapi sudah sejak awal dibangun melalui komunikasi yang intens untuk dapat dilihat dan dipikirkan bersama tentang paradigma perubahan yang diinginkan masyarakat oleh karena banyak ketimpangan pembangunan yang terjadi pada banyak sektor pembangunan, dan paradigma perubahan yang ditawarkan bakal calon ini sebagai solusi pembangun Manggarai 5 tahun mendatang.

Sehingga, jika pada saat ini banyak partai yang mendukung pasangan ini, hal ini tidak hanya menunjukan keberpihakan dukungan bagi pasangan ini untuk memenangkan Pilkada Manggarai pada 9 Desember 2020, tetapi lebih dari itu, bahwa partai politik pendukung dan pasangan ini memiliki komitmen yang serius untuk membangun daerah ini.

Komitmen dari partai pendukung yg tidak mudah mengubah sikap dukungan, walau dianggap remeh oleh calon tertentu, (seperti ungkapan dalam video yang tersebar di masyarakat) yang seolah-olah partai yang ada gampang diatur atas kehendaknya oleh karena kekuasaan yang dimiliki. Namun justru anggapan meremehkan sikap partai politik itu cerminan sikap dan komunikasi politik yang tidak elegan serta cendrung melihat hubungan partai sebagai hubungan transaksional (politik dagang sapi). Namun kemudian apa yang disampaikan dalam video itu justru menjadi biang dan dalang hoax pada ruang publik.

Bukti dukungan masyarakat terhadap bakal calon ini juga tercermin dalam metode pengukuran secara ilmiah melalui survey. Pada tiga kali periode survey (Desember 2019, Juni 2020 dan Agustus 2020) oleh lembaga survey independen dan kredibel. Hasilnya menunjukan adanya peningkatan dukungan yang signifikan bagi bakal calon ini dari setiap periode survey. Hasil ini dilihat sebagai salah satu modal awal bagi pasangan ini dan sebagai sebuah metode untuk melihat respons masyarakat terhadap bakal calon ini dalam menghadapi Pilkada Manggarai 9 Desember 2020.

Tentu dukungan ini, yang secara langsung terus mengalir dari masyarakat, dari kerja-kerja relawan serta simpatisan, dari hasil survey, maupun dukungan partai politik, menunjukan adanya keinginan banyak pihak dan sekaligus menegaskan bahwa Manggarai butuh perubahan.

Yaitu, perubahan agar melalui Pilkada dapat mengganti pemimpin daerah (Bupati dan Wakil Bupati) yang mengaku berprestasi tetapi fakta di lapangan berbanding terbalik dengan ungkapan tersebut. Perubahan menggantikan pemimpin daerah yang sering tidak konsisten merealisasikan janji politik kepada masyarakat.

Perubahan untuk mengganti dan menghentikan praktek oligarki kekuasaan yang ada. Perubahan yg mengubah paradigma pemimpin yang merencanakan “asal jadi” tanpa memikirkan asas manfaat dan kegunaan. Mengubah pemimpin daerah yang orientasi pembangunannya lebih mengutamakan mengejar sebanyak-banyaknya pencapaian angka di atas kertas tetapi mengabaikan kualitas dari output yang dihasilkan. Dengan bahasa lain, perubahan yg mengubah paradigma pemimpin yang merencanakan “asal jadi” tanpa memikirkan manfaat.

Merubah perilaku kebijakan yang tidak mempertimbangkan kompetensi dan keahlain sumber daya manusia aparatur tetapi lebih pada pilihan pribadi “suka dan tidak suka”, penentuan semata-mata atas pertimbangan politis, serta adanya kolusi dan nepotisme. Sehingga profesionalisme dan penguasaan atas sebuah penugasan dan pekerjaan menjadi  tidak bermakna, tidak tuntas, menjadi kabur dan asal jadi.

Dan perubahan mengubah paradigma berpikir dan bertindak untuk melahirkan wajah Manggarai yang baru, Manggarai yang maju dan Manggarai yang memiliki daya saing. Manggarai yang dipimpin oleh pribadi pemimpin yang cerdas, konsisten, komunikatif, responsif, humanis, peduli dan berempati pada masyarakat dan aparatur pemerintah daerah.

Dan itu terwujud pada saatnya apabila masyarakat dan partai pendukung mampu menghantar bakal calon Heribertus G.L. Nabit, SE, MA. dan Heribertus Ngabut, SH. menjadi Bupati dan Wakil Bupati Manggarai pada Pilkada Manggarai 9 Desember 2020. *

Klik disini Perubahan Bagian (Dua):
https://www.newsreport.id/perubahan-itu-kehendak-masyarakat-2/

Klik disini Perubahan Bagian (Satu):
https://www.newsreport.id/perubahan-itu-kehendak-masyarakat/

Tim Media Center Hery-Heri

Tim Media Center Hery-Heri

*Isi naskah pada rubrik Advetorial ini sepenuhnya tanggung jawab pengirim dan/atau pemilik naskah berita.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed