oleh

Peduli ODGJ, Pemkab Manggarai Raih Penghargaan Kemenkes RI

Ruteng, Newsreport.id – Pemerintah Kabupaten Manggarai mendapatkan penghargaan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, atas perhatian dan komitmennya yang kuat memberikan layanan kesehatan jiwa bagi masyarakat, terutama layanan pengobatan dan perawatan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) dan bebas pasung di Kabupaten Manggarai.

Penghargaan dari Kemenkes RI tersebut diserahkan secara langsung oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan diterima Bupati Manggarai, Herybertus GL Nabit pada peringatan hari kesehatan jiwa se-dunia yang berlangsung di Rumah Sakit Jiwa di Solo, Propinsi Jawa Tengah, Minggu 10 Oktober 2021.

Tema hari kesehatan jiwa tahun 2021, merujuk pada ” world federation of mental health” yakni kesetaraan dalam kesehatan jiwa untuk semua, yang menekankan bahwa adanya ketidaksetaraan mendapatkan akses layanan kesehatan jiwa akibat perbedaan ras dan etnik.

Hal tersebut juga disebabkan oleh kurangnya penghormatan hak asasi manusia (HAM), termasuk perlakuan yang tidak setara terhadap orang-orang yang memiliki gangguan jiwa.

Bupati Hery Nabit menyampaikan, penghargaan tersebut merupakan dorongan bagi pemerintah Kabupaten Manggarai agar bisa bekerja lebih baik lagi dalam penanganan ODGJ pada masa mendatang.

“Penghargaan ini bentuk dorongan dari Kemenkes supaya Pemkab Manggarai bisa bekerja lebih baik dlm penanganan isu ODGJ pada masa mendatang” katanya kepada Newsreport.

Bupati Hery mengaku, pemerintah Kabupaten Manggarai akan terus koordinasi dengan Kemenkes, juga membangun kerja sama dengan berbagai pihak supaya pasien ODGJ bisa ditangani dengan baik.

“Dengan sepengetahuan Kemenkes, Pemkab Manggarai sedang membangun kerja sama dengan berbagai pihak supaya pasien ODGJ bisa ditangani lebih baik, dengan melibatkan para tenaga kesehatan, keluarga terdekat, organisasi non pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, dll” ujar dia.

Politisi PDI Perjuangan ini juga berharap agar penanganan ODGJ di tahun-tahun mendatang, akan makin baik.

Sebagaimana diketahui, beberapa bulan terakhir Bupati Hery Nabit dan Wabup Heri Ngabut telah melepaskan 7 ODGJ yang telah lama dipasung untuk mendapatkan pengobatan serta perawatan di Panti ODGJ Renceng Mose, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.

Data ODGJ di Kabupatan Manggarai sampai saat ini berjumlah 537 orang, dengan Total ODGJ yang dipasung 46 orang, ODGJ yang sudah lepas Pasung berjumlah 19 orang, ODGJ yang sedang mendapatkan pengobatan dan perawatan 325 orang (Jumlah ODGJ yang dipasung dan ODGJ yang lepas Pasung) serta ODGJ yang belum mendapatkan pengobatan dan perawatan karena berbagai alasan 212 orang.

Pemkab Manggarai, berkomitmen dan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pengobatan dan perawatan terhadap semua ODGJ, baik yang sudah mendapatkan layanan Kesehatan maupun yang belum mendapatkan layanan kesehatan.

Layanan kesehatan jiwa di semua Puskesmas di Kabupaten Manggarai yang diberikan oleh tenaga terlatih, terutama Dokter dan Perawat terhadap semua ODGJ akan menjadi fokus perhatian Pemkab Manggarai melalui Dinas Kesehatan.

Pemkab Manggarai mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan jiwa di Kabupaten Manggarai, melalui kerjasama dengan Kemenkes RI, dimana secara bertahap dalam waktu dekat, akan mengirimkan 5 orang perawat dan 5 orang dokter untuk mengikuti magang di RS Jiwa di Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Laporan: Charles Abar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *