oleh

Fotonya Viral di Media Sosial, Ini Klarifikasi Ketua Laskar 88 Satarmese

Ruteng, Newsreport.id – Beberapa waktu terkahir, Foto Yohanes Mario Nombo yang merupakan ketua Laskar 88 Satarmese viral di media sosial sejak kejadian beberapa waktu yang lalu di Desa Satar Loung, kecamatan Satarmese, Manggarai – NTT.

Foto itupun menuai komentar yang beragam dari netizen. Mulai dari komentar yang memberikannya semangat sampai komentar yang menyudutkannya.

Bukan tanpa alasan, komentar miring dari beberapa pengguna media sosial karema tidak mengetahui secara langsung kejadian tersebut dan hanya mendengar informasi sepihak.

Bahkan, ada sekelompok orang yang menuduh Rino sapaan akrab Yohanes Mario Nombo sebagai dalang keributan dan mengahadang kampanye pasangan Deno Kamelus dan Victor Madur (Deno-Madur) di Desa Satar Loung.

Menanggapi itu, Rino memberikan klarifikasi tentang foto yang beredar luar di jagat media sosial dan menimbulkan banyak persepsi yang berbeda-beda.

Ia mengaku bahwa benar itu merupakan fotonya yang sedang dirangkul pihak kepolisian. Sebelumnya ia ucapkan terima kasih kepada orang sudah fitnah dan menuduhnya selama ini, bahkan menyebut ia sebagai dalang keributan dan menghadang kegiatan paket DM di Desa Satar Loung kecamatan Satarmese beberapa waktu lalu.

Namun menurut dia, fotonya bersama pihak Kepolisian yang beredar di media sosial itu adalah proses pemindahan dari Mobil para pengeroyok ke Mobil jemputan dari Polres Manggarai tepatnya di Kampung Golo Cala Desa Umung.

Karena sebelumnya ia mengaku dipukul, dikeroyok dan ditangkap oleh rombongan Deno-Madur yang ikut berkampanye di Desa Satar Loung. Bukan ditangkap oleh pihak kepolisian.

“Sekali lagi saya tegaskan, pihak kepolisian sedang melindungi saya dari serangan sekelompok orang, karena saya memang sebagai korban penganiayaan dan pengeroyokan” katanya kepada NewsReport, Minggu 8 November 2020.

Sebab menurut dia, apabila benar dirinya yang melakukan penghadangan kegiatan kampanye pasangan Deno-Madur, yang pasti sekarang ia ditahan oleh pihak berwajib, karena itu merupakan tindakan yang melanggar hukum.

“Tapi faktanya sampai sekarang, saya masih bebas, tidak ditahan dan tidak dihukum. Karena memang saya tidak melanggar hukum sesuai yang dituduhkan selama ini, dan justru saya dalam kasus ini adalah sebagai korban” katanya.

Ia juga mengungkapkan, kejadian yang dialaminya sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian dan sementara diproses. Dan berharap agar kasus ini bisa diselesaikan dengan baik dan adil.

“Malam itu saya masih berfikir cerdas sehingga putuskan untuk tidak melawan. Karena saya tahu bahwa perjuangan kami tidak sampai di situ saja. Sehingga saya pasrah ketika di pukul di caci maki sembari berharap keadilan akan datang” ujarnya.

Saat kejadian, ia mengaku sempat di bawah ke hadapan Deno Kamelus, dan sempat meminta perlindungan “Pa bupati saya dipukul, saya dianiaya oleh orang-orang ini”.

“Tanpa ada rasa iba dan kasihan, malah beliau perintahkan orang-orangnya untuk masukan saya kedalam mobil mereka. Padahal dia seorang bupati, dan saya ini rakyatnya, yang seharusnya dilindungi, bukan malah membiarkan para pendukungnya main hakim sendiri. Bahkan dengan arogannya dia perintahkan untuk membawa saya, inikah pemimpin yang kita cari? Biarkan masyarakat Manggarai yang menilai sendiri” ujar dia.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih karena sudah memukul saya, sudah menganiaya, mengeroyok saya dengan brutal, karena dengan itu justru membuat Laskar 88 Manggarai khususnya Laskar 88 Satarmese semakin solid dan lebih semangat lagi untuk perjuangkan semangat perubahan, kami tidak pernah takut dan mundur. Karena kami yakin kebenaran akan menjadi pemenang” tambahnya lagi.

Ia juga meminta kepada seluruh lapisan masyarakat di kabupaten Manggarai untuk tidak mudah percaya dengan tuduhan sepihak yang dilakukan oleh sekelompok orang.

Menurutnya, Laskar 88 adalah Gerakan baru dalam konstelasi politik Manggarai yang hadir untuk mendorong semangat prubahan di kalangan anak muda dengan tetap mengedepankan demokrasi yang sehat, santun dan beretika.

Rino juga menegaskan, Laskar 88 tak pernah gentar dan mundur satu langkahpun untuk memperjuangkan semangat perubahan dan akan maju terus sampai titik darah penghabisan.

“Upaya sekelompok orang yang ingin meredam semangat kami, tak membuat semangat Laskar 88 surut. Tapi justru membuat kami lebih semangat lagi” katanya.

Rino juga meminta kepada semua anggota Laskar 88 di seluruh pelosok Manggarai untuk tidak gentar dan takut, apalagi Laskar 88 menurut dia adalah pejuang tangguh yang pantang mundur.

“Semangat terus dan di pundak mu perubahan akan terwujud. Ada upaya kelompok tertentu yang terus meredam pergerakan Laskar dengan cara intimidasi dan merusak citra Laskar 88 di mata masyarakat. Jangan Takut. Jangan gentar! Suatu waktu kebenaran akan terungkap dan akan menjadi pemenang” ujarnya.

Rino menambahkan, pergerakan Laskar 88 untuk memenangkan pasangan Hery-Heri begitu masif dan patut diperhitungkan. Sebab itu, satu-satunya cara yang dilakukan lawan adalah merusak citra Laskar 88 di mata masyarakat maupun pihak kepolisian.

“Dan target mereka adalah jelas, menekan dan menyuruti semangat Laskar 88 dan berharap ada dorongan masyarakat untuk membubarkan Laskar 88. Semangat berjuang, Terus Gelorakan Semangat Perubahan!” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed