oleh

DPRD Manggarai Minta Usut Tuntas Proyek Mangkrak di Rahong Utara

Ruteng, Newsreport.id – DPRD kabupaten Manggarai minta penegak hukum agar mengusut tuntas proyek pembangunan jaringan air minum bersih di kecamatan Rahong Utara karena dinilai mangkrak.

Salah satu anggota DPRD Manggarai Florianus Kampul mengatakan bahwa proyek tersebut penting untuk diusut tuntas untuk memastikan adanya indikasi korupsi karena sangat merugikan negara dan masyarakat.

Sebab menurut dia, proyek yang menghabiskan anggaran 1,1 Miliar itu kini tidak dilanjutkan lagi.

“Soal adanya PHK kontraktor jika ada indikasi korupsi, tolong diusut dulu” ungkapnya kepada Newsreport Sabtu 6 Februari 2021.

Politisi PKB itu menegaskan proyek ini bukan soal kontraktornya pelaksana di PHK atau tidak, tetapi soal asas manfaat yang sangat merugikan masyarakat yang sangat membutuhkan.

“Ini bukan soal kontraktornya sudah PHK, tapi soal asas manfaat bagi masyarakat, apalagi masyarakat sangat membutuhkan kehadiran air minum bersih ini” tegas Flori.

Pantauan Newsreport, Jumat 5 Februari 2021, Proyek yang berlokasi di Pasa menuju kantor camat Rahong Utara ini baru dikerjakan fondasi bak penampung, ada beberapa tumpukan meterial semen dan pasir sekitar lokasi proyek. Bahkah di lokasi proyek tersebut tidak adanya tanda-tanda pengerjaan lebih lanjut.

Proyek senilai kontrak 1,1 Miliar ini bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dengan nomor kontrak PUPR. 600.690/564/AMB.DAU.CK/Vlll/2020 dan dikerjakan oleh CV. Comodo Seven Vonder sementara konsultan pengawas CV. Dongkar Dola Sakti.

Sementara Pengakuan warga setempat mengaku sangat menyayangkan pengerjaan proyek ini yang sudah mangkrak, padahal kebutuhan air minum sangat penting bagi wilaya Rahong Utara, khususnya sekitaran Kantor Camat, Purang, Nanu dan Rongkam.

“kami sangat menyayangkan tidak berlanjutnya pengadaan air minum ini, padahal kami sangat membutuhkan saat ini” ungkap salah seorang warga yang enggan dimediakan namanya.

Penulis : Charles Abar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed