oleh

Dari Ribuan Dosen, Baru Ada Tiga Profesor di Wilayah XV LLDIKTI NTT

Ruteng, Newsreport.id – Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilyah XV Prof Mangadas Lumban Gaol mengungkapkan, dari sekitar Empat Ribu Dosen pada Perguruan Tinggi di wilayah XV LLDIKTI baru menghasilkan tiga Profesor, salah satunya dari Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng.

Hal itu disampaikan pada moment pengukuhan Guru Besar kepada Rektor Unika Ruteng Prof Dr.Yohanes Servatius Lon, MA di Aula Asumta Ruteng, Sabtu 27 November 2021.

Dikatakan, menjadi seorang Profesor memang bukan hal yang mudah, untuk itu LLDIKTI merasa bangga dan apresiasi untuk pencapaian Unika Santu Paulus Ruteng.

“Setelah terbetuknya LLDIKTI Wilayah XV di NTT, ini baru pertama menghasilkan Profesor yaitu di Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng” ungkapnya.

Jumlah Perguruan Tinggi di NTT sebanyak 79, terdiri dari negeri dan swasta. Dari jumlah tersebut banyak diantaranya mengalami masalah, bahkan tidak ada satupun terakreditasi A.

Sementara, dari 350 program studi kata dia, hanya dua yang terakreditasi A, yaitu Prodi Peternakan Undana dan Prodi Teologi Unika Ruteng.

“Saya selalu mengatakan kepada pimpinan Perguruan Tinggi untuk tidak terlalu membanggakan diri sebab banyak persoalan yang harus kita hadapi dan selesaikan” ujarnya.

Sementara jumlah Doktor pada Perguruan Tinggi di NTT 4,35 persen, yang bukan Doktor berjumlah 96,5 persen. Perguruan Tinggi di NTT masih didominasi oleh Dosen minimalis, hanya tamatan Strata 2 (S2) yang merupakan syarat minimum menjadi seorang Dosen.

Ia menegaskan, menjadi Profesor juga memiliki tanggung jawab yang sangat besar, bukan hanya terhadap lembaga tapi juga terhadap bangsa dan negara dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

“Profesor harus memberikan kontribusi yang besar dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, kemudian menjalankan kewajiban sesuai dengan peraturan pemerintah” tegas Prof Mangadas.

Laporan: Charles Abar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed