oleh

Bank Mandiri Gandeng Indra Karya Bangun Sarana Desalinasi di Labuan Bajo

Labuan Bajo, Newsreport.id – Bank Mandiri konsisten memperkuat daya dukung infrastruktur wilayah pada sektor pariwisata. Kali ini, Bank Mandiri menggandeng BUMN Konstruksi PT Indra Karya (Persero) dalam penyaluran anggaran Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebesar Rp 2,1 miliar untuk mendukung pembangunan fasilitas Desalinasi air laut menjadi air bersih layak konsumsi.

Menurut Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi dalam kunjungan bersama Direktur Utama PT Indra Karya, Milfan Rantawi dan Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, teknologi smart water system ini tidak hanya dibangun di sekitar tempat pelelangan ikan Kampung Ujung, namun juga akan diimplementasikan di 3 lokasi lainnya seperti Desa Warloka, Desa Warloka Pesisir dan Desa Macang Tanggar.

“Teknologi tersebut akan menjadi salah satu proyek infrastruktur utama di kawasan wisata Labuan Bajo. Pasalnya, saat ini ketersediaan air bersih yang layak konsumsi merupakan salah satu persoalan mendesak yang harus diselesaikan oleh pemerintah kabupaten Manggarai Barat. Nantinya, fasilitas ini akan dapat menghasilkan air bersih layak konsumsi” katanya, Rabu 13 Oktober 2021.

Darmawan Juga menambahkan, inisiatif kolaborasi antara Bank Mandiri dan Indra Karya ini merupakan sebuah tindakan nyata yang mengacu pada budaya kerja BUMN yaitu AKHLAK (Amanah, Kolaboratif, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif) guna mewujudkan masyarakat UMKM yang kian adaptif terhadap perkembangan terkini.

“Seiring dengan semangat BUMN untuk Indonesia, kami meyakini sinergi ini akan dapat mewujudkan Labuan Bajo yang lebih sejahtera, lebih sehat, lebih bermanfaat bagi masyarakat setempat. Hal ini juga menjadi konsistensi Bank Mandiri dalam pembangunan Labuan Bajo, salah satu lokasi new destinasi wisata waktu lalu,” katanya.

Di Labuan Bajo, Bank Mandiri telah melakukan sejumlah kegiatan sosial seperti pembangunan Dermaga Pulau Rinca dengan anggaran Rp730 juta, pembangunan ruang kelas dan rumah Guru SD Papagarang dengan nilai bantuan Rp4 Miliar, renovasi infrastruktur tempat pelelangan ikan (TPI) sejumlah Rp 280 Juta, serta pembangunan infrastruktur sanitasi penanggulangan Covid-19 sejumlah Rp380 juta.

Laporan: Acyk Wesa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed